Smartphone saat ini digunakan untuk berbagai kebutuhan, mulai dari komunikasi, belajar, bekerja, hiburan, hingga transaksi online. Untuk mendukung aktivitas tersebut, pengguna dapat memasang berbagai aplikasi.
Namun, tidak semua aplikasi yang tersedia di internet memiliki tingkat keamanan yang sama. Ada aplikasi yang meminta terlalu banyak izin, berasal dari sumber yang tidak jelas, atau sudah tidak mendapatkan pembaruan keamanan.
Karena itu, cara memilih aplikasi yang aman penting diketahui sebelum memasang aplikasi di smartphone. Dengan melakukan pemeriksaan sederhana, pengguna dapat mengurangi risiko memasang aplikasi yang tidak diinginkan.
Mengapa Harus Memilih Aplikasi dengan Hati-Hati?
Aplikasi yang dipasang di smartphone dapat memperoleh akses tertentu sesuai izin yang diberikan pengguna.
Jika aplikasi yang tidak terpercaya mendapatkan akses berlebihan, informasi pada perangkat dapat berisiko disalahgunakan.
Beberapa risiko yang mungkin terjadi antara lain:
- Data pribadi terekspos
- Akun dicuri
- Muncul iklan berlebihan
- Perangkat menjadi lambat
- Aplikasi melakukan aktivitas yang tidak diinginkan
- Informasi pribadi dikumpulkan tanpa pemahaman pengguna
Karena itu, jangan hanya melihat apakah aplikasi memiliki banyak pengguna.
Download dari Sumber Resmi
Langkah pertama adalah mendapatkan aplikasi dari sumber resmi.
Untuk smartphone Android, gunakan toko aplikasi resmi seperti Google Play Store jika aplikasi tersedia di sana.
Untuk perangkat Apple, gunakan App Store.
Hindari mengunduh aplikasi dari website atau link yang tidak dikenal, terutama jika file tersebut berupa APK atau file instalasi lain yang tidak jelas sumbernya.
Periksa Nama Pengembang
Sebelum memasang aplikasi, lihat siapa pengembangnya.
Aplikasi dengan nama yang mirip dapat dibuat oleh pengembang yang berbeda.
Misalnya terdapat beberapa aplikasi dengan nama hampir sama. Jangan langsung memilih berdasarkan nama dan logo saja.
Periksa:
- Nama pengembang
- Website resmi
- Aplikasi lain dari pengembang tersebut
- Informasi kontak
Jika nama pengembang terlihat tidak berhubungan dengan layanan yang ditawarkan, lakukan pemeriksaan lebih lanjut.
Periksa Jumlah Unduhan
Jumlah unduhan dapat menjadi salah satu informasi tambahan ketika memilih aplikasi.
Aplikasi yang telah digunakan banyak orang mungkin memiliki rekam jejak yang lebih mudah diperiksa.
Namun, jumlah unduhan bukan jaminan bahwa aplikasi sepenuhnya aman.
Tetap periksa informasi lainnya sebelum memasang.
Baca Ulasan Pengguna
Jangan hanya melihat rating keseluruhan.
Baca beberapa ulasan terbaru.
Perhatikan apakah pengguna mengeluhkan:
- Iklan yang terlalu banyak
- Aplikasi sering berhenti
- Permintaan izin yang aneh
- Masalah pembayaran
- Perubahan aplikasi setelah update
- Masalah privasi
Ulasan pengguna dapat memberikan gambaran mengenai pengalaman menggunakan aplikasi.
Perhatikan Ulasan Terbaru
Aplikasi dapat berubah setelah mendapatkan pembaruan.
Karena itu, jangan hanya membaca ulasan lama.
Perhatikan ulasan yang masih baru untuk mengetahui kondisi aplikasi saat ini.
Jika banyak pengguna terbaru melaporkan masalah yang sama, sebaiknya lakukan pemeriksaan lebih lanjut sebelum memasangnya.
Periksa Izin Aplikasi
Izin aplikasi merupakan salah satu hal penting yang perlu diperhatikan.
Aplikasi dapat meminta akses ke:
- Kamera
- Mikrofon
- Lokasi
- Kontak
- Foto
- File
- Kalender
Pertanyaannya adalah apakah izin tersebut memang diperlukan.
Misalnya aplikasi kalkulator sederhana meminta akses ke kontak dan mikrofon. Permintaan tersebut patut dipertanyakan karena tidak berhubungan langsung dengan fungsi kalkulator.
Jangan Memberikan Izin Secara Sembarangan
Ketika aplikasi meminta izin, jangan langsung menekan tombol “Izinkan” tanpa membaca.
Pertimbangkan fungsi aplikasi terlebih dahulu.
Jika izin tidak diperlukan, Anda dapat menolaknya jika sistem memungkinkan.
Pada beberapa perangkat, izin juga dapat diperiksa kembali melalui pengaturan.
Periksa Kebijakan Privasi
Aplikasi yang dikelola secara profesional biasanya memiliki informasi mengenai kebijakan privasi.
Dokumen tersebut dapat menjelaskan bagaimana data pengguna dikumpulkan dan digunakan.
Memang tidak semua orang akan membaca seluruh dokumen privasi, tetapi setidaknya periksa informasi penting seperti:
- Data apa yang dikumpulkan
- Bagaimana data digunakan
- Apakah data dibagikan kepada pihak lain
- Bagaimana pengguna dapat menghapus data
Perhatikan Nama dan Ikon Aplikasi
Penipu dapat membuat aplikasi dengan nama dan ikon yang menyerupai aplikasi populer.
Karena itu, jangan hanya melihat logo.
Periksa seluruh informasi aplikasi sebelum menginstalnya.
Jika terdapat aplikasi yang mengaku sebagai layanan resmi tetapi nama pengembangnya tidak sesuai, berhati-hatilah.
Jangan Mudah Percaya Aplikasi dari Link Random
Hindari memasang aplikasi hanya karena menerima link melalui:
- Telegram
- SMS
- Media sosial
Terutama jika pesan tersebut mengatakan:
“Instal aplikasi ini untuk mendapatkan hadiah.”
atau:
“Instal aplikasi ini agar akun Anda tidak diblokir.”
Jika memang membutuhkan aplikasi tertentu, cari melalui sumber resmi.
Waspadai Aplikasi yang Menawarkan Keuntungan Tidak Masuk Akal
Beberapa aplikasi menggunakan iming-iming hadiah atau keuntungan besar untuk menarik pengguna.
Misalnya:
“Deposit Rp10.000 dan dapatkan Rp1.000.000.”
Penawaran seperti ini perlu diperiksa dengan sangat hati-hati.
Jangan memasukkan uang atau data pribadi sebelum mengetahui siapa pengembang dan bagaimana layanan tersebut bekerja.
Periksa Apakah Aplikasi Masih Mendapatkan Update
Aplikasi yang terus mendapatkan pembaruan menunjukkan bahwa pengembang masih melakukan pemeliharaan.
Update dapat membawa:
- Perbaikan bug
- Fitur baru
- Perbaikan keamanan
- Kompatibilitas dengan sistem operasi terbaru
Jika aplikasi sudah lama tidak diperbarui, pertimbangkan apakah masih layak digunakan.
Hindari Aplikasi yang Terlalu Banyak Iklan
Iklan merupakan salah satu cara aplikasi mendapatkan penghasilan.
Namun, jika iklan muncul secara berlebihan dan mengganggu aktivitas, Anda perlu berhati-hati.
Terutama jika iklan tiba-tiba muncul di luar aplikasi atau mengarahkan pengguna ke website yang tidak dikenal.
Jangan Menginstal Aplikasi Modifikasi Sembarangan
Aplikasi modifikasi atau “mod” sering ditawarkan dengan fitur tambahan.
Namun, sumber file tersebut belum tentu dapat dipercaya.
Karena file instalasi telah dimodifikasi, pengguna tidak selalu mengetahui perubahan yang terdapat di dalamnya.
Untuk aplikasi penting, lebih aman menggunakan versi resmi.
Hapus Aplikasi yang Tidak Digunakan
Semakin banyak aplikasi yang terpasang, semakin sulit memantau semuanya.
Periksa aplikasi yang sudah lama tidak digunakan.
Jika memang tidak diperlukan, pertimbangkan untuk menghapusnya.
Hal ini juga dapat membantu mengosongkan ruang penyimpanan.
Periksa Aplikasi Setelah Diinstal
Keamanan tidak berhenti setelah aplikasi berhasil dipasang.
Perhatikan perilaku aplikasi.
Misalnya:
- Smartphone tiba-tiba menjadi sangat lambat
- Baterai lebih cepat habis
- Penggunaan internet meningkat
- Muncul iklan aneh
- Muncul notifikasi mencurigakan
Jika terjadi perubahan yang tidak wajar setelah memasang aplikasi tertentu, lakukan pemeriksaan.
Periksa Penggunaan Baterai dan Data
Pada banyak smartphone, pengguna dapat melihat aplikasi yang paling banyak menggunakan baterai atau data internet.
Jika aplikasi sederhana menggunakan sumber daya secara tidak wajar, periksa kembali aplikasi tersebut.
Namun, penggunaan baterai atau data yang tinggi tidak otomatis berarti aplikasi berbahaya. Bisa saja aplikasi memang membutuhkan sumber daya besar karena fungsinya.
Gunakan informasi tersebut sebagai tanda untuk melakukan pemeriksaan lebih lanjut.
Selalu Perbarui Smartphone
Keamanan aplikasi juga dipengaruhi oleh sistem operasi.
Pastikan smartphone mendapatkan pembaruan yang tersedia.
Update sistem dapat membawa perbaikan keamanan dan kompatibilitas.
Jangan Root atau Mengubah Sistem Tanpa Memahami Risikonya
Beberapa pengguna mengubah sistem smartphone untuk mendapatkan kontrol tambahan.
Namun, perubahan tersebut dapat meningkatkan risiko jika dilakukan tanpa pemahaman yang cukup.
Untuk pengguna umum, sebaiknya gunakan sistem operasi dan konfigurasi standar selama tidak ada kebutuhan khusus.
Cara Memeriksa Aplikasi Sebelum Instal
Sebelum menekan tombol instal, lakukan pemeriksaan sederhana:
1. Siapa pengembangnya?
2. Apakah berasal dari sumber resmi?
3. Berapa jumlah unduhannya?
4. Bagaimana ulasan terbaru?
5. Izin apa yang diminta?
6. Kapan terakhir diperbarui?
7. Apakah memiliki website resmi?
8. Apakah fungsi aplikasi sesuai dengan izin yang diminta?
Jika banyak hal yang terlihat mencurigakan, lebih baik jangan memasangnya.
Contoh Pemeriksaan Sederhana
Misalnya Anda ingin memasang aplikasi untuk mencatat pengeluaran.
Sebelum memasang, periksa:
Nama aplikasi: aplikasi pencatat keuangan
Pengembang: apakah jelas?
Sumber: apakah berasal dari toko aplikasi resmi?
Ulasan: apakah terdapat keluhan serius?
Izin: apakah membutuhkan akses kamera, kontak, atau lokasi?
Update: apakah masih mendapatkan pembaruan?
Jika informasi tersebut terlihat wajar, Anda dapat mempertimbangkan untuk memasangnya.
Checklist Sebelum Menginstal Aplikasi
Gunakan checklist berikut:
- Aplikasi berasal dari sumber resmi
- Nama pengembang jelas
- Ulasan terbaru terlihat wajar
- Jumlah unduhan dapat diperiksa
- Izin aplikasi sesuai kebutuhan
- Kebijakan privasi tersedia
- Aplikasi masih mendapatkan update
- Tidak berasal dari link mencurigakan
- Tidak menawarkan keuntungan yang tidak masuk akal
- Tidak meminta informasi sensitif tanpa alasan jelas
Apa yang Harus Dilakukan Jika Sudah Terlanjur Menginstal Aplikasi Mencurigakan?
Jika Anda merasa aplikasi yang baru dipasang mencurigakan, jangan panik.
Beberapa langkah yang dapat dilakukan:
1. Hentikan penggunaan aplikasi.
2. Periksa izin yang diberikan.
3. Cabut izin yang tidak diperlukan.
4. Hapus aplikasi jika memang tidak diperlukan.
5. Periksa akun penting jika ada aktivitas mencurigakan.
6. Ganti password akun penting jika terdapat indikasi akses tidak sah.
Jika aplikasi tersebut berkaitan dengan layanan keuangan dan Anda melihat aktivitas transaksi yang tidak dikenal, segera hubungi penyedia layanan melalui saluran resmi.
Kesimpulan
Cara memilih aplikasi yang aman dapat dimulai dengan menggunakan sumber resmi, memeriksa nama pengembang, membaca ulasan, memperhatikan izin, dan memastikan aplikasi masih mendapatkan pembaruan.
Jangan mudah percaya pada aplikasi yang dikirim melalui link random atau menawarkan keuntungan yang tidak masuk akal.
Setelah aplikasi dipasang, tetap perhatikan perilakunya. Jika muncul aktivitas yang tidak wajar, lakukan pemeriksaan dan pertimbangkan untuk menghapus aplikasi tersebut.
Memilih aplikasi dengan hati-hati merupakan salah satu kebiasaan sederhana dalam menjaga keamanan smartphone dan data pribadi.
FAQ
Bagaimana cara mengetahui aplikasi aman atau tidak?
Periksa sumber aplikasi, nama pengembang, ulasan pengguna, izin yang diminta, kebijakan privasi, dan riwayat pembaruannya.
Apakah aplikasi di toko resmi pasti aman?
Toko aplikasi resmi memberikan lapisan pemeriksaan tambahan, tetapi bukan berarti setiap aplikasi bebas dari risiko. Tetap lakukan pemeriksaan sebelum memasang.
Apakah aplikasi yang meminta banyak izin berbahaya?
Belum tentu. Yang penting adalah melihat apakah izin tersebut memang diperlukan sesuai fungsi aplikasi.
Apakah aman menginstal APK dari internet?
Risikonya lebih tinggi jika file berasal dari sumber yang tidak dikenal. Untuk aplikasi penting, sebaiknya gunakan sumber resmi.
Mengapa aplikasi perlu diperbarui?
Pembaruan dapat memperbaiki bug, meningkatkan kompatibilitas, dan memperbaiki masalah keamanan.
Apa yang harus dilakukan jika aplikasi mencurigakan sudah terinstal?
Periksa izin aplikasi, cabut izin yang tidak diperlukan, hapus aplikasi jika perlu, dan periksa akun penting jika terdapat aktivitas yang tidak dikenal.
Apakah aplikasi modifikasi aman digunakan?
Tidak selalu. Karena telah dimodifikasi dan sering diperoleh dari sumber pihak ketiga, pengguna memiliki risiko lebih besar dibandingkan menggunakan aplikasi resmi.